Sejarah PSHT Cabang Tebo - Pusat Madiun

Kegiatan latihan persaudaraan Setia Hati Terate di Cabang Tebo di mulai sejak tahun 1988, ketika itu masih Kabupaten Bungo Tebo. Didirikan oleh MAS SUTIKNO, warga PSHT pengesahan tahun 1985 dari Madiun. Tempat latihannya di SMP Rimbo Bujang III (Desa Rimbo Mulyo). Siswa didik pertama yang berhasil mengikuti pengesahan berjumlah 14 orang. Ketika itu mengikuti pengesahan di Cabang Sarko ( Sarolangun-Bangko) tahun 1992. Nama-namanya sebagai berikut : Arwin Rosyadi, Sulaiman, Sugiyanto, Tardi, Supar, Arifin, Didik Karyawantoro, Riyanto, Tukimin, Juma’in, Joko Supriyanto, Suharman, Lilis Samiyem, dan Dwi Indah Thoyibah.

Pada tahun 1992 itu pula berdiri Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Rimbo Bujang. Perlu diketahui bahwa di Kabupaten Bungo Tebo kegiatan Persaudaraan Setia Hati Terate berkembang di 2 wilayah, yakni di Kuamang Kuning dan di Rimbo Bujang. Dalam perkembangannya warga-warga baru ini mendirikan tempat latihan baru, diantara;

1.   Di Desa Suka Maju (Jl. Malabar Unit 8) didirikan oleh Sdr. Sulaiman
2.   Di Desa Sapta Mulia (Jl. Meliwis Unit 7) didirikan Sdr. Joko Supriyanto dan Juma’in
3.   Di Kelurahan Wirotho Agung (SMAN 1 Rimbo Bujang) didirikan oleh Sdr. Arwin Rosyadi dan Riyanto
4.   Di Desa Tirta Kencana (Jl.Kruing dan SMP unit 6) didirikan oleh Sdr. Bareng.

Pada tahun 1996 mas Tikno mengikuti latihan dan disyahkan tingkat II bersama mas Tarsih (Kuamang Kuning) yang dilatih oleh Mas Azhar Budi Wiyono. Semenjak itu perkembangan Persaudaraan setia Hati Terate di wilayah Bungo Tebo semakin pesat, khususnya di Rimbo Bujang. Kata bijak yang menjadi motivasinya dalam mengembangkan SH Terate dan dalam menjalani hidupnya adalah : SOPO WERUH ING PANUJU PRASASAT SUGIH PAGER WESI [Dalam kehidupan siapa yang punya cita-cita luhur, jalannya seakan tertuntun] / In life, those with noble ideals, walk as if guided.

Pada tahun 1999 Kabupaten Bungo Tebo mengalami pemekaran wilayah menjadi dua Kabupaten, yaitu Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tebo. Maka pada pada tahun itu pula mengajukan berdirinya Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Tebo. Dan akhirnya tahun 2000 Surat Keputusan berdirinya Cabang Tebo dari pusat turun dengan Nomor Induk Cabang (NIC) : 148 tertanggal 20 Juni 2000.

Pada tahun 2002 Untuk pertama kalinya PSHT cabang Tebo mengikuti pertandingan pencak silat pada event POPDA Provinsi  Jambi tahun 2002. Hasilnya prestasi yang sangat membaggakan (Juara Umum ke 2), pelatihnya Sdr. Widodo Santoso. Pada Tahun 2003 mendirikan IPSI Kabupaten Tebo. Dengan demikian pendiri IPSI Kabupaten Tebo adalah Persaudaraan SH Terate. Pada tahun itu juga mengikuti Kejurda Pencak Silat Provinsi Jambi.

Tahun 2004 untuk pertama kalinya mengikuti PORDA (PORPROV) Jambi. Selanjutnya selalu mengikuti berbagai event pencak silat seperti: O2SN, Sirkuit, dan lain sebagainya. Prestasi pesilatnya cukup membanggakan, tercatat banyak pesilatnya yang bertanding pada level regional, maupun nasional.Perlu diketahui bahwa sampai saat ini pesilat Kabupaten Tebo semua berasal dari Persaudaraan Setia Hati Terate.

Disamping mendidik atlit-atlit untuk tampil dalam berbagai even kegiatan kabupaten, Provinsi dan Nasional. PSHT Cabang Tebo juga mendidik anggota siswa untuk menjadi warga PSHT, Dalam perkembangan jumlah warga dari tahun ke tahun semakin pesat. Di setiap kecamatan Kabupaten Tebo sudah berdiri Ranting, dimana ranting yang sudah berdiri berjumlah 12 Ranting dan berpengurus.  Berdasarkan data, diketahui warga yang telah disyahkan oleh Cabang Tebo hingga tahun 2017 Berjumlah 3.903 Orang dengan 3.229 Laki-laki dan 672 Orang perempuan. Dari jumlah warga yang telah disyahkan ini, telah menyebar ke berbagai daerah lain.