Berfikir Positif (Positif Thinking) dan Berperasaan Positif (Positif Feeling) Harus Sejalan dan Selaras


Berfikir positif itu perlu dan penting, tetapi berfikir positif saja tidak cukup. Di samping berfikir positif, kita juga harus bisa berperasaan positif. Positif Thinking dan Positif Feeling harus sejalan dan selaras.

Pada umumnya kita sudah merasa baik dan hebat jika bisa berpikir positif terhadap apa yang menimpa kita, terutama hal-hal buruk. Kita sudah merasa menjadi manusia baik jika memiliki pikiran positif, merasa sudah bisa mengambil hikmah atas setiap kejadian. Padahal sejatinya belum tentu demikian.

Berfikir positif sejatinya lebih mengandalkan pada logika/rasional sehingga sesuatu harus bisa dijelaskan sebab dan akibatnya secara terang benderang. Padahal dalam hidup ini tidak semua bisa memperoleh penjelasan seterang atau sejelas yang kita inginkan.

Sering kita merasa kok tiba-tiba ada orang baik, kok tiba-tiba orang jahat sama kita, dan tanpa kita ketahui awal mulanya. Oleh sebab itu disamping berfikir positif, kita sebagai Warga SH Terate seyogyanya juga mampu berperasaan positif (positive feeling).

Dengan perasaan positif ini kita bisa merasakan hal-hal baik yang tidak bisa dirasakan orang lain. Kita bisa merasakan bahwa semua kejadian di sekitar kita ini tidak terjadi secara kebetulan. Kita juga bisa merasakan adanya campur tangan "SESUATU" yang tidak bisa kita tangkap keberadaannya dengan pikiran semata, melainkan dengan "rasa pangrasa" kita.

Oleh : Mas Sutikno (Ketua PSHT Cabang Tebo)